Pemenuhan Skill Anggota Organisasi adalah yang Utama

Penulis: Aji Ali Saputra

Banyaknya kuantitas anggota bukan sebuah kebanggan untuk di pamerkan di lintas organisasi, banyaknya kuantitas anggota juga bukan tolak ukur keberhasilan kaderisasi dalam menjalankan prosesnya. Sekali lagi kuantitas itu penting dan kualitas juga sama pentingnya. Akan tetapi sebagai organisasi kaderisasi menganggap bahwasanya kuantitas adalah tolak ukur dari keberhasilan sebuah kaderisasi. Lalu jika kita menganggap seperti itu, lalu untuk apa kuantitas anggota sebanyak itu?

Proses panjang strategi perekrutan dan penjaringan sering dibahas di tataran organisasi. Tapi sering lupa dengan strategi pengembangan dan pemenuhan skill dari anggota yang masuk di organisasi, sistem yang dibangun harus bisa selaras dengan kebutuhan anggotanya, organisasi kaderisasi harus memiliki pemetaan anggota sesuai kebutuhan para anggotanya. Jangan sampai tidak mengetahui tujuan yang ingin di capai. Proses ini memerlukan waktu yang panjang dengan dukungan banyak pihak, tidak mudah untuk membentuk anggota sesuai tujuan organisasi.

Banyak ruang yang bisa di kolaborasikan di setiap sudut organisasi tinggal bagaimana cara kita mengolah itu semua menjadi bermanfaat. Diaspora anggota tidak hanya di lingkup kampus tapi bisa juga di luar kampus bagai katak dalam tempurung itu adalah kata yang bisa kita terima selama ini. Ini bukan sebuah masalah, sama sekali bukan. Kita memang terlalu fokus kepada jabatan organisasi intra. Itu juga proses pembalajaran politik kampus yang harus dipahami betul-betul agar tidak menimbulkan pertanyaan lucu setiap akhir tahun : “Mengapa intra dikuasai biru kuning?”

Selain diaspora (Read : Penyebaran) di organisasi intra bisa juga mendiasporakan anggota ke organisasi di luar kampus atau bahkan bisa mengikuti pengabdian, magang apapun itu yang sesuai dengan tujuan organisasi kaderisasi. Jangan hanya berkutat di dalam kampus, apalagi jika kuantitas yang banyak hanya digunakan untuk memenangkan jabatan intra, saya rasa hal itu sangat merendahkan keagungan organisasi kaderisasi. Tujuan memenangkan intra itu perlu tapi lebih penting lagi adalah kualitas anggota nya.Kembali ke pertanyaan awal adalah untuk apa kuantitas anggota sebanyak itu?. Jawabannya bukan untuk dibanggakan di lintas organisasi juga bukan tolak ukur keberhasilan organisasi apalagi hanya untuk memenangkan kontestasi politik kampus. Kuantitas ada karena kualitas. Motto Ilmu dan Bhakti Kuberikan masih sangat relevan untuk digunakan. (Think).

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai